JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID — Kilau logam mulia kian tak terbendung. Harga emas dunia dilaporkan melonjak 1,5 persen hingga menyentuh angka psikologis baru sebesar USD 4.663,37 per ons pada Selasa (20/1/2026). Rekor tertinggi sepanjang masa ini mempertegas posisi emas sebagai instrumen safe haven utama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Tren Investasi Emas 2026
Kenaikan harga yang konsisten membuat emas semakin dilirik, baik oleh investor kelas kakap maupun pemula. Kini, memiliki emas tidak harus membeli secara tunai dalam jumlah besar. Terdapat dua skema populer yang ditawarkan lembaga seperti Pegadaian, yaitu Tabungan Emas dan Cicilan Emas.
Emas Jadi Primadona Investasi di Tahun 2026, Simak Perbedaan Skema untuk Keuntungan Maksimal
Namun, mana yang lebih menguntungkan bagi Anda? Berikut adalah perbandingannya:
1. Tabungan Emas: Fleksibel dan Terjangkau
Tabungan emas memungkinkan nasabah membeli emas dalam nominal kecil (mulai dari 0,01 gram) yang dikonversikan dari saldo uang.
-
Harga Beli: Umumnya lebih murah karena belum termasuk biaya cetak fisik.
-
Biaya: Terdapat biaya titip tahunan dan biaya administrasi yang cenderung stabil.
-
Keunggulan: Tidak ada denda atau penalti jika Anda absen menabung dalam satu bulan. Sangat cocok bagi Anda yang memiliki pengeluaran yang tidak menentu.
2. Cicilan Emas: Terstruktur dan “Mengunci” Harga
Cicilan emas adalah skema di mana Anda berkomitmen membeli emas batangan dengan jumlah tertentu (misal 5 gram atau 10 gram) dengan cara mencicil.
-
Harga Beli: Harga sudah “terkunci” di awal saat akad dimulai. Jika harga emas naik drastis di masa depan, Anda tetap membayar dengan harga lama.
-
Biaya: Memerlukan Uang Muka (DP), biaya administrasi, dan bunga (rata-rata 0,75% per bulan yang sudah termasuk biaya cetak).
-
Risiko: Terdapat denda keterlambatan jika Anda telat membayar cicilan.
Perbandingan Ringkas: Tabungan vs Cicilan
| Fitur | Tabungan Emas | Cicilan Emas |
| Harga | Mengikuti harga real-time | Harga dikunci saat akad |
| Biaya Cetak | Dibayar saat fisik ditarik | Sudah termasuk di awal |
| Denda | Tidak ada | Ada denda keterlambatan |
| Uang Muka | Tidak butuh | Butuh (DP) |
| Tujuan | Dana darurat/jangka panjang | Target memiliki fisik emas |
Mana yang Lebih Untung?
Jika kondisi keuangan Anda cenderung stabil dan disiplin, tabungan emas sangat menguntungkan karena minim biaya tambahan dan tidak ada risiko denda. Namun, jika Anda ingin memaksa diri untuk berinvestasi dengan target jumlah fisik yang jelas, cicilan emas adalah pilihan tepat karena skemanya yang lebih terstruktur.
Data Tambahan Relevan (Konteks 2026):
-
Prediksi Analis: Beberapa analis komoditas memprediksi emas bisa menembus USD 5.000 jika tensi geopolitik di Timur Tengah dan sengketa dagang global tidak mereda.
-
Nilai Tukar: Pergerakan harga emas dalam Rupiah juga akan sangat dipengaruhi oleh posisi kurs USD/IDR di pasar spot. (A-1)
