Bingung pilih Pixel 10a atau Pixel 9a? Cek tabel perbandingan spesifikasi lengkapnya di sini, mulai dari fitur Satelit SOS hingga kecepatan cas 30W.
JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID — Secara sekilas, Pixel 10a mempertahankan DNA pendahulunya namun memberikan pembaruan krusial pada sisi desain, ketahanan, dan konektivitas darurat.
| Fitur / Spesifikasi | Google Pixel 10a (2026) | Google Pixel 9a (2025) |
| Konektivitas Khusus | Satellite SOS (Koneksi Satelit) | Hanya Sinyal Terestrial (Seluler/Wi-Fi) |
| Chipset | Google Tensor G4 | Google Tensor G3 |
| Sistem Operasi | Android 16 (Update 7 Tahun) | Android 15 |
| Desain Bodi | Flat Back (Rata tanpa tonjolan kamera) | Modul Kamera Menonjol (Camera Bar) |
| Layar | 6,3 inci Actua Display (11% Lebih Terang) | 6,1 inci OLED |
| Pelindung Layar | Corning Gorilla Glass 7i | Gorilla Glass 3/6 |
| Kecepatan Cas | 30 Watt | 23 Watt |
| Kapasitas Baterai | 5.100 mAh (Hingga 120 jam Extreme Saver) | 5.100 mAh |
| Kamera Utama | 48 MP (Fitur AI: Add Me, Best Take) | 48 MP |
| Harga (Estimasi) | USD 499 (± Rp 8,4 Juta) | USD 499 (Saat Rilis) |
Kesimpulan Utama: Mengapa Upgrade?
-
Keamanan Tanpa Sinyal: Hadirnya Satellite SOS menjadikan Pixel 10a pilihan tepat bagi mereka yang gemar berpetualang atau sering berada di area minim jangkauan operator.
-
Efisiensi Pengisian Daya: Peningkatan ke 30 watt menjawab keluhan pengguna seri sebelumnya mengenai durasi pengisian baterai yang tergolong lambat.
-
Durabilitas Layar: Penggunaan Gorilla Glass 7i memberikan ketahanan gores yang jauh lebih baik dibandingkan generasi “a” sebelumnya yang sering menggunakan material lawas.
-
Desain Minimalis: Desain flat back membuat ponsel lebih praktis, mudah masuk saku, dan stabil saat diletakkan di atas meja. (A-1)
