V23 resmi diperkenalkan sebagai SUV listrik retro-modern dengan kemampuan offroad tangguh. Intip spesifikasi varian RWD dan iWD andalannya di sini.
Di tengah tren kendaraan listrik (EV) global yang saat ini didominasi oleh desain futuristis dan fitur serba digital, iCar mengambil langkah berani yang berbeda. Lewat peluncuran seri iCar V23, pabrikan ini menghadirkan sebuah SUV listrik bergaya retro-modern yang tidak sekadar menawarkan teknologi elektrifikasi, tetapi juga membawa karakter kuat untuk pemakaian tangguh.
Kendaraan ini secara khusus dikembangkan untuk konsumen pria mapan dengan gaya hidup aktif, gemar eksplorasi, serta menginginkan kendaraan dengan kemampuan offroad sesungguhnya tanpa banyak gimmick. Dengan pendekatan desain boxy yang ikonik, fungsional, dan tegas, iCar V23 tampil mencolok dan membedakan diri dari mayoritas EV perkotaan di pasar domestik.
Dikutip dari laporan Kompas.com, Kamis (21/5/2026), Product Planning Manager iCar Indonesia, Tommy Hermansyah, menjelaskan bahwa kendaraan teranyar ini diproyeksikan sebagai bagian dari gaya hidup dan pernyataan personal pemiliknya.
“iCar V23 juga menyasar para penghobi otomotif dan adventure yang membutuhkan kendaraan listrik dengan performa serius,” ujar Tommy Hermansyah dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).
Guna mengakomodasi kebutuhan medan yang bervariasi, iCar membekali seri V23 dengan dua pilihan sistem penggerak roda, yaitu Rear Wheel Drive (RWD) dan Intelligent Wheel Drive (iWD). Sistem penggerak iWD dirancang cerdas untuk menggerakkan seluruh roda secara simultan dalam menghadapi rintangan jalan yang berat.
Varian RWD diposisikan bagi konsumen yang lebih banyak beraktivitas di area perkotaan, namun tetap mendambakan karakter berkendara SUV listrik yang menyenangkan (fun to drive). Kombinasi luapan tenaga besar dari motor listrik serta distribusi bobot khas EV membuat akselerasi varian ini tetap responsif dan stabil saat bermanuver.
Sementara itu, varian iWD menjadi opsi mutlak bagi konsumen yang gemar bertualang di alam bebas. Sistem penggerak semua roda ini mampu menghasilkan traksi optimal ketika kendaraan harus melintasi jalur berbatu, tanjakan curam, hingga permukaan jalan yang licin. Komponen penggerak ini mempertegas posisi iCar V23 sebagai SUV listrik yang siap dieksplorasi secara nyata, bukan sekadar komoditas kosmetik mode.
Urusan jantung mekanis dan daya, iCar V23 menyajikan spesifikasi teknis yang kompetitif di kelasnya:
Varian 2WD (RWD): Dibekali motor listrik bertenaga 100 kW dengan kapasitas baterai mencapai 60 kWh.
Varian iWD: Memiliki pasokan tenaga lebih besar hingga mencapai 155 kW yang dipadukan dengan baterai berkapasitas besar 82 kWh.
Berdasarkan pengujian standar New European Driving Cycle (NEDC), iCar V23 mampu menjelajah hingga jarak maksimal 430 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Kelebihan lain yang ditawarkan oleh SUV listrik ini adalah sensasi berkendara yang praktis dan tenang. Kehadiran torsi instan membuat respons kendaraan terasa instan sejak pedal akselerator diinjak. Ditambah dengan tingkat kekedapan kabin yang senyap, iCar V23 mampu memberikan kenyamanan ekstra baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh lintas kota.
Melalui kombinasi desain bernuansa klasik, kemampuan melahap jalur offroad, performa bertenaga, serta teknologi elektrifikasi murni, iCar V23 berupaya mengisi ceruk pasar (niche market) potensial yang selama ini belum banyak disentuh di Indonesia. Kendaraan ini hadir sebagai opsi eksklusif bagi mereka yang ingin tampil beda dan memiliki passion eksplorasi tinggi.
Analisis Strategis Asatunews.my.id: Pergeseran Strategi
Kehadiran iCar V23 di pasar otomotif tanah air pada pertengahan 2026 menujukkan adanya pergeseran strategi segmentasi kendaraan listrik yang sangat signifikan:
Diferensiasi di Tengah Kejenuhan Desain EV: Mayoritas produsen EV saat ini terjebak dalam arus desain yang seragam—aerodinamis, minimalis, dan penuh dengan layar digital besar (screen-heavy). iCar V23 secara cerdas mengambil celah anti-mainstream dengan memanfaatkan tren estetika retro boxy (terinspirasi dari SUV legendaris dunia) yang secara psikologis diasosiasikan dengan ketangguhan, kemandirian, dan kemapanan pria urban.
Validasi Elektrifikasi untuk Medan Berat: Selama ini terdapat keraguan publik mengenai ketahanan komponen baterai dan motor listrik jika diajak melintasi jalur offroad ekstrem. Penempatan sistem Intelligent Wheel Drive (iWD) dengan daya hingga 155 kW dan jarak tempuh 430 km (NEDC) menjadi pembuktian teknis bahwa platform EV modern sanggup menggantikan peran transfer canggih mekanis konvensional dalam hal distribusi traksi instan di medan licin.
Strategi Penguasaan Ceruk Pasar (Niche Market): Meskipun iCar menyatakan kendaraan ini “bukan untuk semua orang”, segmen penghobi, kolektor, dan pencinta aktivitas luar ruangan (outdoor enthusiast) di Indonesia memiliki daya beli yang sangat tinggi dan loyal. Dengan menyasar komunitas spesifik ini terlebih dahulu, iCar dapat membangun citra merek (brand image) yang kuat sebagai produsen EV yang tangguh dan berkarakter sebelum nantinya meluncurkan lini kendaraan massal seperti seri V25 dan V29. *****
