Ampuh Kontrol Hipertensi, Ini Kebiasaan Sesaat Bangun Tidur yang Bantu Turunkan Tekanan Darah

Published:

Tekanan darah tinggi bisa dikontrol sejak bangun pagi. Simak kebiasaan sederhana seperti hidrasi hingga pernapasan lambat yang ampuh turunkan tekanan darah.

Mengelola tekanan darah tinggi atau hipertensi ternyata bisa dimulai sejak mata terbuka di pagi hari. Sejumlah ahli mengungkapkan bahwa kebiasaan sederhana yang dilakukan sesaat setelah bangun tidur memiliki dampak signifikan terhadap stabilisasi tekanan darah sepanjang hari.

Dikutip dari laporan EatingWell melalui ANTARA, Jumat (10/4/2026), tekanan darah secara alami cenderung lebih tinggi di pagi hari karena ritme sirkadian tubuh. Namun, beberapa langkah praktis berikut dapat membantu menekan angka tersebut agar tetap dalam batas normal:

Menunggu rasa haus muncul bukanlah langkah yang tepat. Tubuh kehilangan banyak cairan selama tidur, yang membuat darah menjadi lebih kental dan memaksa jantung bekerja lebih keras.

“Saat bangun dalam kondisi dehidrasi, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui pembuluh darah,” jelas ahli gizi Lauren Manaker, M.S., RDN, LD. Selain air putih, jus jeruk yang kaya kalium dan hesperidin juga direkomendasikan karena efektif mendukung kesehatan pembuluh darah.

Sebelum beranjak dari tempat tidur, cobalah melakukan pernapasan dalam dan lambat. Dietitian Sheri Gaw, RDN, CDCES, menyebutkan bahwa latihan ini membantu sistem saraf menjadi lebih rileks dan meningkatkan sensitivitas barorefleks (kemampuan tubuh mendeteksi perubahan tekanan darah).

Penelitian tahun 2023 menunjukkan bahwa bernapas kurang dari 10 kali per menit secara rutin dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi.

Aktivitas fisik ringan seperti yoga pagi dapat mengaktifkan jalur oksida nitrat yang membantu pelebaran pembuluh darah. Menurut Whitney Stuart, RDN, CDCES, gerakan ini meningkatkan fungsi endotel sehingga tekanan darah menurun.

Studi mencatat bahwa latihan yoga rutin bahkan dapat menurunkan tekanan darah hingga sekitar 7,96 mmHg (sistolik) dan 5,52 mmHg (diastolik).

Selain rutinitas pagi, konsistensi jadwal tidur sangat berpengaruh. Pola tidur yang tidak teratur diketahui meningkatkan risiko hipertensi hingga 17 persen.

Para ahli juga menyarankan asupan kalium dari makanan seperti pisang, kentang, sayuran hijau, hingga ikan salmon untuk menetralkan efek negatif garam berlebih dalam tubuh. Dengan konsistensi melakukan langkah-langkah kecil ini, risiko komplikasi akibat tekanan darah tinggi dapat diminimalisir secara alami.

Analisis Redaksi Asatunews.my.id:  Solusi Preventif

Berita ini memberikan solusi yang bersifat preventif tanpa harus bergantung sepenuhnya pada obat-obatan kimia sejak dini. Hal ini sangat relevan mengingat angka penderita hipertensi di usia produktif terus meningkat.

Penjelasan mengenai darah yang menjadi “kental” akibat dehidrasi saat tidur memberikan pemahaman logis kepada pembaca mengapa air putih di pagi hari sangat krusial, bukan sekadar menghilangkan rasa haus.

Penekanan pada latihan pernapasan menyoroti bahwa hipertensi seringkali dipicu oleh stres atau sistem saraf simpatik yang terlalu aktif. Ini mengedukasi masyarakat bahwa kesehatan mental dan ketenangan pikiran memiliki korelasi fisik langsung terhadap tekanan darah.

Penyebutan sumber kalium seperti pisang dan kentang membuat saran dalam berita ini mudah diaplikasikan oleh masyarakat Indonesia karena bahan-bahan tersebut sangat mudah ditemukan dan terjangkau. ******

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.my.id
Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Related articles

Recent articles