24.6 C
Jakarta
Minggu, 1 Februari 2026

Diplomasi Nada Dwiki Dharmawan: Rekaman ‘Anagnorisis’ Menjadi Penghubung Wacana Antarbenua

Baca Juga

JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID – Pemusik lintas ranah terkemuka Indonesia, Dwiki Dharmawan, kembali menggemparkan pentas musik internasional lewat karya terbarunya yang diberi nama Anagnorisis. Sajian lintas budaya ini bukan hanya sekadar arsip suara, melainkan sebuah perangkat perwakilan seni rupa untuk membangun dialog antarperadaban di panggung dunia.

Menganyam Harmoni Asia Tenggara dan Spirasi Jazz Dunia, Sang Maestro Dwiki Dharmawan Bersiap Menggelar Jelajah Nusantara 2026 Bareng Artis Mancanegara.

Proses rekaman dilakukan secara langsung di Sierra Studios, Athena, Yunani menjelang penghujung tahun 2024, album ini mempertemukan kekayaan melodi khas Asia Tenggara dengan kebebasan improvisasi jazz, sentuhan Mediterania, serta eksplorasi musik modern. Di bawah naungan perusahaan rekaman internasional MoonJune Records, upaya ini mendapat dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Athena sebagai bagian dari strategi peningkatan citra budaya Indonesia di mata dunia.

Pemahaman Melalui Musik

Istilah Anagnorisis sendiri diadopsi dari bahasa Yunani yang berarti “penemuan kembali” atau “pencerahan”. Bagi Dwiki, julukan ini melambangkan seni sebagai sarana untuk membangkitkan rasa peduli di tengah keragaman jati diri.

“Lewat rangkaian nada, saya hendak menyampaikan pesan umum perihal kedamaian dan penerimaan. Anagnorisis merupakan bagian dari perjalanan batin dan kreasi saya dalam memandang semesta,” tutur Dwiki Dharmawan.

Leonardo Pavkovic, yang berperan sebagai rekan produser Dwiki, mengutarakan bahwa album ini memiliki aroma khas dari label ECM yang bergengsi, namun tetap menonjolkan identitas kolaborasi antarbangsa yang kuat.

Jelajah Nusantara 2026: Mengunjungi 4 Kota Utama

Setelah berhasil menembus pasar global pada penghujung 2025, kini Anagnorisis telah hadir resmi di tanah air. Penyebaran dalam bentuk kepingan CD dan piringan hitam diurus oleh DeMajors, sementara versi digitalnya dilepas melalui Musikita Records.

Untuk merayakan kehadiran rekaman ini, Grup Musik Dwiki Dharmawan bakal menyelenggarakan Anagnorisis Jelajah Nusantara 2026 dengan menggandeng pemain saksofon legendaris Gilad Atzmon. Ekspidisi ini juga disokong oleh sejumlah pemusik handal seperti Dewa Bujana dan Rudy Zulkarnaen.

Rencana Jelajah Anagnorisis 2026:

Jakarta: deConcert Room (Tanggal 20 Januari) & Artoz Bar (Tanggal 21 Januari)

Bandung: Mirten Lounge, The Papandayan Hotel (Tanggal 22 Januari)

Yogyakarta: IFI Yogyakarta (Tanggal 23 Januari)

Bali: Reef Beach Club, The Apurva Kempinski (Tanggal 25 Januari)

Informasi Penting:

Kemitraan Global: Gilad Atzmon, yang ikut serta dalam serangkaian pertunjukan ini, adalah musisi jazz internasional dari Inggris yang masyhur dengan permainan saksofonnya yang penuh rasa, menambah lapisan nuansa pada komposisi ciptaan Dwiki.

Wujud Fisik: Kebangkitan tren Piringan Hitam di tahun 2026 menjadikan peluncuran vinil Anagnorisis oleh DeMajors sangat dinanti oleh para penghobi audiofil di Indonesia karena mutu rekamannya yang menggunakan standar studio kelas atas di Yunani. (A-1)

- Advertisement -spot_img

Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini