JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID — Sepak bola Indonesia memasuki babak baru dalam urusan “baju perang”. PSSI secara resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Kelme, produsen peralatan olahraga ternama asal Spanyol, sebagai sponsor apparel resmi untuk Timnas Sepak Bola dan Futsal Indonesia.
Menggantikan Erspo, brand legendaris yang pernah membalut Real Madrid ini siap mengawal ambisi Timnas Indonesia di kancah internasional.
Kesepakatan yang diumumkan di Jakarta pada Jumat (23/1/2026) ini menandai berakhirnya masa bakti Erspo. Tidak tanggung-tanggung, PSSI memberikan kontrak jangka panjang kepada Kelme untuk menemani perjuangan Skuad Garuda hingga tahun 2030.
Warisan “Jejak Beruang” dari Spanyol
Kelme bukanlah pemain baru di industri olahraga global. Didirikan oleh Diego dan Jose Quiles pada tahun 1963, brand dengan logo ikonik jejak telapak kaki beruang ini memiliki filosofi mendalam: mendorong para atlet untuk meninggalkan warisan permanen dalam sejarah olahraga.
Populer sejak era 80-an, Kelme mencapai puncak kejayaannya saat menjadi mitra teknis raksasa La Liga, Real Madrid, pada periode 1994-1998. Nama-nama besar seperti Raul Gonzalez, Clarence Seedorf, hingga Fernando Morientes pernah merasakan kualitas jersey buatan Elche, Spanyol ini saat mengangkat trofi Liga Champions 1998.
Ekspansi Global dan Kehadiran di Indonesia
Sebelum resmi membalut Timnas Indonesia, Kelme telah memperkuat posisinya di pasar Asia dan Eropa:
-
Eropa & Inggris: Menjadi sponsor klub Premier League dan Championship, Watford FC, sejak 2020.
-
Tim Nasional Lain: Selain Indonesia, Kelme juga mensponsori timnas Bosnia dan Herzegovina, Yordania, Palestina, hingga Curacao.
-
Pasar Domestik: Kelme sudah lebih dulu mewarnai kompetisi tanah air dengan menjadi apparel resmi Persib Bandung untuk musim BRI Super League 2025/2026.
Data Tambahan Relevan: Kerja sama ini diprediksi akan meningkatkan nilai komersial Timnas Indonesia di pasar global. Menurut tren pasar apparel olahraga, transisi ke brand internasional seperti Kelme sering kali diikuti dengan peningkatan distribusi jersey orisinal ke pasar luar negeri (global retail), mengingat jaringan distribusi Kelme yang sudah kuat di Eropa dan China.
Fokus pada Performa dan Estetika
Dipilihnya Kelme diharapkan mampu meredam polemik mengenai kualitas dan desain apparel yang sempat ramai di media sosial pada periode sebelumnya. Dengan pengalaman lebih dari 60 tahun, Kelme diharapkan mampu mengombinasikan teknologi kain berperforma tinggi dengan desain yang merepresentasikan identitas budaya Indonesia. (A-1)

