Indonesia berduka. Rachmat Gobel, pengusaha yang membangun warisan industri elektronik nasional sekaligus politikus Partai NasDem yang dikenal vokal memperjuangkan pembangunan kawasan timur Indonesia, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari.
K
abar wafatnya anggota DPR RI tersebut segera menyebar dan memicu ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan. Pihak keluarga membenarkan kabar duka itu serta memohon doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.
Kepergian Rachmat Gobel menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang tokoh yang berkiprah di dua dunia sekaligus: industri dan politik. Lahir pada 3 September 1962, ia merupakan generasi penerus keluarga pendiri Gobel Group, perusahaan yang menjadi mitra strategis Panasonic di Indonesia selama puluhan tahun.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Chuo University, Tokyo, Jepang, Rachmat Gobel mengembangkan bisnis keluarga hingga menjadi salah satu kelompok usaha elektronik terbesar di Indonesia. Kiprahnya di sektor industri membuat namanya dikenal luas sebagai figur yang konsisten mendorong penguatan manufaktur nasional dan peningkatan daya saing produk dalam negeri.
Pengalaman di dunia usaha kemudian membawanya ke pemerintahan. Pada 2014, Presiden Joko Widodo menunjuk Rachmat Gobel sebagai Menteri Perdagangan. Meski masa jabatannya relatif singkat, ia tetap aktif memberikan perhatian terhadap isu perdagangan, investasi, dan pengembangan industri nasional.
Selepas dari kabinet, Rachmat Gobel bergabung dengan Partai NasDem dan terpilih menjadi anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Gorontalo. Di parlemen, ia dikenal memperjuangkan pemerataan pembangunan, terutama bagi kawasan Indonesia timur, serta mendorong kebijakan yang berpihak pada sektor industri, usaha kecil, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab wafatnya Rachmat Gobel maupun jadwal prosesi penghormatan terakhir dan pemakamannya. Keluarga meminta masyarakat untuk mendoakan almarhum.
Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan jejak panjang dalam perjalanan industri nasional dan kehidupan politik Indonesia. Bagi banyak kalangan, ia dikenang sebagai sosok yang menjembatani kepentingan dunia usaha dengan kebijakan publik serta konsisten mendorong pembangunan ekonomi yang lebih merata.
