Menlu Swedia Anggap Laporan Penyiksaan Greta Thunberg oleh Israel Sangat Serius

Published:

STOCKHOLM, ASATUNEWS.MY.ID — Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard pada Minggu  (5/10/2025) menyatakan bahwa laporan mengenai dugaan penyiksaan terhadap aktivis iklim Greta Thunberg oleh otoritas Israel merupakan hal yang “sangat serius” jika terbukti benar. Ia menegaskan bahwa sejak awal Swedia telah meminta Israel untuk menghormati keselamatan dan hak konsuler warganya.

“Saya telah mencatat laporan dugaan perlakuan kasar. Jika laporan tersebut benar, ini sangat serius. Kementerian Luar Negeri dan kedutaan sedang berupaya untuk memulangkan warga negara Swedia tersebut sesegera mungkin,” ujar Stenergard kepada kantor berita TT, dikutip Anadolu.

Kementerian Luar Negeri Swedia sebelumnya menahan diri untuk mengonfirmasi laporan media yang menyebut Thunberg dianiaya, termasuk dipaksa memegang dan mencium bendera Israel. Kementerian menyebut telah bertemu dengan para tahanan, termasuk Thunberg, pada Jumat lalu, dan terus menjalin komunikasi dengan keluarga mereka. Swedia juga memperkuat kesiapan diplomatik di Tel Aviv dengan tambahan staf dari Stockholm untuk memastikan akses konsuler bagi warganya.

Greta Thunberg termasuk di antara lebih dari 400 aktivis yang ditahan setelah armada bantuan Global Sumud Flotilla dicegat pasukan Israel saat menuju Gaza. Sejumlah tahanan mengaku mengalami penganiayaan dan pelecehan simbolik. Aktivis Turki Ersin Celik menyebut Thunberg “disiksa dengan kejam di depan mata kami,” sementara jurnalis Italia Lorenzo D’Agostino mengaku “dibalut bendera Israel dan diarak seperti piala.” Beberapa tahanan telah dideportasi, sementara proses hukum terhadap lainnya, termasuk Thunberg, masih berlanjut. (A-1)

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.my.id
Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Related articles

Recent articles