Riza Chalid Masih Buron, Kerugian Negara Capai Rp285,3 Triliun

Published:

JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID — Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) kembali menyita aset milik tersangka M Riza Chalid dalam kasus korupsi ekspor-impor minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina subholding tahun 2018–2023. Pada Sabtu (18/10/2025), tim penyidik menyita sebidang lahan seluas 557 meter persegi di Jalan Hang Lekir XI Blok H/2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. “Terhadap barang sitaan tersebut nantinya akan dijadikan barang bukti dalam perkara minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina subholding,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna. Lahan itu tercatat atas nama Kanesa Ilona Riza, yang disebut masih memiliki keterkaitan dengan Riza Chalid.

Kejagung mencatat, dalam kasus ini kerugian keuangan dan perekonomian negara mencapai Rp 285,3 triliun. Penyidikan Jampidsus telah menetapkan 18 orang sebagai tersangka, termasuk anak kandung Riza Chalid, M Kerry Andrianto Riza (MKAR). Delapan tersangka sudah diajukan ke persidangan, di antaranya Riva Siahaan, mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, yang didakwa turut berperan dalam praktik korupsi tersebut. Penyidik juga sebelumnya menyita villa seluas 6.500 meter persegi di Bogor serta 11 unit mobil mewah yang diduga terkait dengan Riza Chalid.

Hingga kini, Riza Chalid masih berstatus buronan dan belum berhasil ditangkap. Berdasarkan catatan imigrasi, ia melarikan diri ke Malaysia sejak Februari 2025, sebelum resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Juni 2025. Kementerian Imigrasi telah mencabut paspornya untuk mempercepat proses deportasi, sementara Jampidsus telah mengajukan red notice kepada Interpol agar nama Riza Chalid masuk dalam daftar buronan internasional. (A-1)

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.my.id
Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Related articles

Recent articles