Kejagung Periksa Kembali Nadiem Makarim sebagai Tersangka Kasus Korupsi Chromebook

Published:

JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID – Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung kembali memeriksa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, Selasa (21/10/2025). Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menjelaskan, “Terkait dengan pemeriksaan saudara tersangka Nadiem Makarim memang dilakukan hari ini di ruang pidsus (pidana khusus) di Kejari Jakarta Selatan,” dengan pertimbangan kondisi kesehatan Nadiem yang baru pulih pascaoperasi.

Pemeriksaan dilakukan di Kejari Jaksel dengan pertimbangan kesehatan Nadiem pascaoperasi, terkait kasus yang diduga rugikan negara Rp1,89 triliun.

Pemeriksaan ini merupakan kelanjutan dari proses hukum pekan lalu dimana Nadiem telah diperiksa selama 11 jam. Anang menambahkan, “Karena kebetulan yang bersangkutan ditahan di sana (Kejari Jaksel), juga pertimbangan bahwa yang bersangkutan baru pulih setelah operasi beberapa waktu lalu. Jadi agar tidak terlalu jauh ke sini pemeriksaannya.” Nadiem turut diperiksa sebagai saksi untuk keperluan pembuktian dan mengungkap peran tersangka lainnya dalam kasus yang diduga merugikan negara sebesar Rp1,89 triliun ini.

Hingga saat ini, penyidik telah menetapkan lima tersangka dalam kasus korupsi Chromebook, termasuk Nadiem Makarim, konsultan teknologi Kemendikbudristek Ibrahim Arief (Ibam), dan Staf Khusus Nadiem Jurist Tan. Namun, Jurist Tan yang juga rekan pendiri GoJek ini belum berhasil ditangkap dan diduga berada di Singapura atau Australia, menyulitkan proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Kejagung. (A-1)

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.my.id
Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Related articles

Recent articles