JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID — Sebanyak 43 siswa SMPN 1 Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah pada Senin (13/10/2025). Kapolsek Boyolangu AKP Tarmadi mengatakan, insiden bermula sekitar pukul 10.30 WIB ketika sejumlah siswa mengeluh sakit perut, menggigil, pusing, dan muntah setelah makan siang. “Dugaan sementara penyebabnya berasal dari ayam atau irisan tomat dalam menu MBG yang kondisinya sudah tidak segar,” ujar Tarmadi di Tulungagung.
Empat siswa dirujuk ke rumah sakit, polisi amankan sampel makanan untuk uji laboratorium
Hingga sore hari, puluhan siswa masih menjalani perawatan di Puskesmas Boyolangu, sementara empat siswa lainnya dirujuk ke RSUD dr. Karneni Campurdarat untuk penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian telah mengamankan sampel sisa makanan dan muntahan korban guna dilakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keracunan. “Sampel sudah dikirim untuk diperiksa, hasilnya akan menentukan langkah berikutnya,” tambah Tarmadi.
Sementara itu, Camat Boyolangu Eko Knis menjelaskan bahwa makanan bergizi gratis tersebut dikirim oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanggung yang berlokasi di Kecamatan Campurdarat. “Sebelumnya, SMPN 1 Boyolangu mendapat suplai MBG dari SPPG Desa Pojok. Ini pertama kalinya dari SPPG Tanggung,” ujarnya. Pemerintah daerah dan pihak sekolah kini berkoordinasi untuk memastikan program MBG berjalan aman dan higienis agar kejadian serupa tidak terulang. (A-1)
