Samsung dilaporkan bakal merilis versi Bluetooth/Wi-Fi saja untuk Galaxy Watch Ultra 2 di acara Unpacked Juli mendatang dengan harga yang lebih terjangkau.
Perhelatan akbar Samsung Galaxy Unpacked yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli 2026 mendatang kian memancing rasa penasaran para pencinta teknologi global. Selain bersiap memamerkan lini ponsel lipat teranyar, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini dilaporkan akan membawa kejutan besar melalui lini jam tangan pintar (smartwatch) premium mereka.
Samsung diperkirakan akan memperkenalkan Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2 dalam acara tersebut. Menariknya, laporan bocoran terbaru mengindikasikan bahwa struktur lini produk jam tangan pintar ini tidak akan sama seperti generasi sebelumnya. Samsung dirumorkan tengah menyiapkan varian kedua dari Galaxy Watch Ultra 2 yang dipatok dengan harga jauh lebih bersahabat di kantong.
Strategi Memangkas eSIM Demi Harga yang Lebih Murah
Sebagai kilas balik, seri Galaxy Watch Ultra generasi pertama yang dirilis pada tahun 2024 hanya hadir dalam satu konfigurasi tunggal, yaitu versi yang dilengkapi konektivitas mandiri 4G LTE. Langkah tersebut membuat harga jual perangkat itu melambung tinggi dan menjadikannya produk yang eksklusif.
Namun, berdasarkan laporan yang dihimpun oleh GalaxyClub, Samsung tahun ini ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Varian murah dari Galaxy Watch Ultra 2 ini kabarnya akan diluncurkan sebagai model khusus Bluetooth dan Wi-Fi saja, tanpa dukungan konektivitas seluler terintegrasi.
Dengan adanya pemisahan varian ini, pengguna dapat memilih secara fleksibel sesuai kebutuhan mereka:
-
Varian Seluler (eSIM): Memungkinkan jam tangan pintar tetap terhubung ke internet, menerima panggilan, dan membalas pesan secara mandiri saat pengguna beraktivitas di luar ruangan tanpa perlu membawa ponsel.
-
Varian Bluetooth & Wi-Fi: Perangkat akan sepenuhnya bergantung pada koneksi internet dan sinkronisasi dari ponsel pintar pengguna untuk tetap mendapatkan notifikasi secara real-time.
Keputusan menghilangkan komponen eSIM terintegrasi ini secara langsung memangkas biaya produksi, sehingga memungkinkan Samsung untuk menjual model Ultra ini dengan harga yang lebih murah dan membuatnya lebih mudah dijangkau oleh pasar yang lebih luas. Laporan saat ini menyebutkan bahwa varian ekonomis tersebut sedang dipersiapkan untuk pasar Eropa, sementara pasar Amerika Serikat diprediksi akan tetap mengutamakan varian dengan dukungan konektivitas 5G.
Analisis: Mengapa Varian Murah Galaxy Watch Ultra 2 Sangat Berpotensi Laris di Indonesia?
Rencana Samsung untuk menghadirkan versi non-seluler dari jam tangan pintar kasta tertingginya ini membawa dampak yang sangat positif apabila diboyong masuk ke pasar Indonesia:
1. Menjawab Karakteristik Konsumen Indonesia yang Membenci Tagihan Ganda (Double Bill)
Di Indonesia, adopsi teknologi eSIM untuk perangkat wearable masih menghadapi tantangan besar. Hingga saat ini, operator seluler lokal yang mendukung fitur smartwatch sharing number (satu nomor yang sama untuk HP dan jam tangan) masih sangat terbatas. Selain itu, konsumen di Indonesia umumnya enggan membayar biaya langganan bulanan ekstra hanya demi mengaktifkan paket data khusus di jam tangan mereka. Kehadiran versi Bluetooth/Wi-Fi yang murni mengandalkan koneksi HP sangat selaras dengan kebiasaan pengguna lokal yang lebih suka kepraktisan tanpa beban biaya kuota tambahan.
2. Demokratisasi Desain Gahar “Ultra” ke Segmen Kelas Menengah
Banyak konsumen di Indonesia menyukai desain fisik dari varian Galaxy Watch Ultra—seperti material bodi yang kokoh, layar besar yang tangguh, serta daya tahan baterai yang lebih awet—namun terganjal oleh harganya yang terlampau mahal akibat kewajiban membeli versi LTE. Dengan memangkas fitur seluler yang jarang dipakai oleh masyarakat lokal, Samsung secara tidak langsung mendemokratisasi desain premium ini. Konsumen Indonesia kini bisa mendapatkan status sosial dan ketangguhan fisik dari jam tangan versi “Ultra” dengan harga yang lebih rasional, tanpa perlu membayar fitur mubazir.
3. Alternatif Tangguh untuk Komunitas Olahraga Outdoor Lokal yang Kian Menjamur
Tren gaya hidup sehat dan olahraga luar ruangan, seperti lari (running), bersepeda, hingga naik gunung (hiking), sedang mengalami lonjakan popularitas yang masif di kota-kota besar Indonesia. Komunitas ini membutuhkan jam tangan pintar dengan GPS akurat dan bodi tangguh yang tahan benturan. Galaxy Watch Ultra 2 versi Bluetooth/Wi-Fi tetap membawa spesifikasi performa tangguh tersebut. Fakta bahwa sebagian besar penggiat olahraga di Indonesia tetap selalu membawa smartphone mereka di kantong atau tas pinggang saat berlari membuat ketiadaan fitur eSIM di jam tangan sama sekali bukan sebuah kerugian besar bagi mereka. Source
