BANDUNG BARAT, ASATUNEWS.MY.IDKawasan perbukitan kapur legendaris, Karst Citatah di Kabupaten Bandung Barat (KBB), mendadak menjadi pusat perhatian dunia. Bukan karena isu lingkungan, melainkan karena dipilih sebagai lokasi syuting film orisinal Netflix terbaru berjudul “TYGO”. Film ini menjadi pembicaraan hangat karena dibintangi oleh ikon global Lalisa Manobal (Lisa BLACKPINK) bersama aktor laga kenamaan Korea Selatan, Ma Dong Seok (Don Lee) dan Lee Jin-uk.

Don Lee, Lalisa Manobal, dan Lee Jin-uk, akan membintangi film aksi Tygo yang akan segera tayang. (Foto: Dok. Netflix)

Potret Lokasi Film Netflix ‘TYGO’ Terungkap: Ma Dong Seok dan Lee Jin-uk Ikut Gabung dalam Laga Intens di Cipatat

Proyek ambisius ini dikonfirmasi merupakan spin-off dari waralaba aksi populer Extraction. Kehadiran tim produksi internasional ini terendus publik setelah co-produser TYGO, Delon Tio, mengunggah panorama ikonik gunung batu Citatah yang eksotis di media sosialnya.

Alasan Citatah Dipilih: Visual Alam yang ‘Raw’ dan Menantang

Ikbal Kamal Pasya, pengelola objek wisata Karst Citatah, mengungkapkan bahwa tim produksi melakukan riset mendalam sejak November 2025. Kondisi geografis Citatah dinilai memiliki kemiripan visual dengan kebutuhan naskah film yang menuntut latar belakang alam yang keras dan dramatis.

“Secara geografis, alam di sini mendekati apa yang mereka harapkan. Bahkan keberadaan jembatan di kawasan kami menjadi salah satu elemen penting yang mereka butuhkan untuk adegan tertentu,” jelas Ikbal.

Kompensasi Tambang dan Sterilisasi Area

Demi menjaga kualitas audio dan visual dari gangguan “noise” mesin pabrik serta polusi debu, pengelola wisata melakukan langkah luar biasa dengan menjembatani komunikasi antara pihak Netflix dan perusahaan tambang di sekitar lokasi.

  • Penghentian Aktivitas: Perusahaan tambang di sekitar area syuting setuju menghentikan operasional sementara.

  • Kompensasi: Pihak produksi memberikan kompensasi kepada perusahaan tambang selama masa syuting berlangsung.

  • Penutupan Wisata: Objek wisata ditutup total sejak 27 Desember 2025 hingga 28 Januari 2026 demi sterilisasi set film.

Promosi Pariwisata KBB ke Level Dunia

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB menyambut antusias terpilihnya Citatah. Kabid Pariwisata Disparbud KBB, David Oot, menyebut momentum ini sebagai “gerbang emas” bagi pariwisata Bandung Barat di mata dunia.

“Kami bangga Bandung Barat dipilih. Ini adalah kesempatan besar untuk memperkenalkan potensi wisata minat khusus kita ke audiens mancanegara,” ujar David.

Proses syuting di Citatah sendiri dijadwalkan berakhir pada 22 Januari, dan area akan direstorasi kembali sebelum dibuka untuk umum pada akhir Januari 2026. Selain Bandung, film TYGO juga dikabarkan mengambil lokasi di Jakarta, Bogor, hingga pesisir Ujung Genteng.

Dampak Ekonomi Lokasi Film (Film Tourism)

Kehadiran produksi film besar (blockbuster) seperti waralaba Extraction terbukti mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke lokasi syuting hingga 25-30% berdasarkan tren global. Kasus serupa terjadi pada lokasi syuting film-film Netflix di negara lain yang mendadak menjadi destinasi “ziarah” para penggemar film dan idola K-Pop. (A-1)

By Endang Suherman

Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *