Suasana pembukaan Jakarta Jewellery Fair 2026 yang menampilkan berbagai koleksi emas dan permata di JICC Senayan.
Suasana pembukaan Jakarta Jewellery Fair 2026 yang menampilkan berbagai koleksi emas dan permata di JICC Senayan.

Ketua APEPI Jeffrey Thumewa sebut investasi emas tetap paling terjamin di 2026. Simak tren perhiasan “besar tapi ringan” di Jakarta Jewellery Fair 2026.

JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID – Di tengah ketidakpastian geopolitik global yang membayangi stabilitas pasar, instrumen investasi emas dinilai tetap menjadi pilihan yang paling aman dan menguntungkan. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI), Jeffrey Thumewa, saat membuka ajang bergengsi “Jakarta Jewellery Fair 2026”.

Menurut Jeffrey, nilai emas memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh aset lain, terutama dalam kemampuannya untuk mengalami kenaikan harga di situasi sulit.

“Investasi emas tetap lebih bagus. Karena kadang kala, kalau kita beli barang lain tidak bisa seperti emas yang situasinya bisa naik,” ujar Jeffrey di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Kamis (12/2/2026).

Daya Beli Tinggi di Tengah Ketidakpastian Global

Jeffrey mencatat bahwa tren harga emas saat ini menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan akibat kondisi ketidakpastian dunia. Menariknya, kenaikan potensi harga ini tidak menyurutkan minat masyarakat dalam membeli perhiasan. Daya beli konsumen terhadap produk emas dan permata terpantau tetap tinggi.

Sebagai langkah untuk merangsang industri kreatif, APEPI secara aktif mendorong para perajin untuk terus berinovasi dalam desain. Pameran yang berlangsung mulai Kamis hingga Minggu (15/2/2026) ini menjadi wadah bagi perajin untuk unjuk gigi.

“Dengan adanya pameran ini, merangsang perajin itu mendesain lebih banyak lagi,” tambah Jeffrey.

Tren Perhiasan 2026: Mewah Namun Terjangkau

Jakarta Jewellery Fair 2026 juga menjadi barometer bagi para kolektor untuk melihat tren desain terbaru. Tahun ini, tren perhiasan diprediksi akan didominasi oleh produk yang mampu menciptakan ilusi kemewahan.

Desain favorit masyarakat tahun ini mengarah pada perhiasan yang terlihat besar secara fisik namun memiliki bobot yang ringan. Konsep ini membuat harga perhiasan menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat luas tanpa mengurangi kesan mewah saat dikenakan.

Rangkaian Pameran Perhiasan Nasional

Pameran di Jakarta ini hanyalah pembuka dari rangkaian acara besar sepanjang tahun 2026. Selain “Jakarta International Jewellery Fair”, APEPI juga telah menjadwalkan “Bandung Jewellery Fair 2026” dan “Surabaya International Jewellery Fair 2026”.

Melalui rangkaian pameran ini, asosiasi berharap dapat membuka akses pasar yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja baru di sektor kreatif, serta memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa emas bukan sekadar perhiasan, melainkan aset investasi yang bernilai tinggi dalam jangka panjang.

Jadwal Rangkaian Pameran Perhiasan APEPI 2026

Bagi para kolektor dan investor yang ingin berburu koleksi terbaru dengan harga kompetitif, berikut adalah jadwal pameran perhiasan internasional di tiga kota besar Indonesia:

Nama Acara Lokasi Perkiraan Waktu
Jakarta Jewellery Fair 2026 JICC Senayan, Jakarta 12 – 15 Februari 2026
Bandung Jewellery Fair 2026 Trans Convention Centre, Bandung April – Mei 2026
Surabaya International Jewellery Fair Grand City Convention, Surabaya Oktober 2026

(A-1)

By Endang Suherman

Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *