Sosok sedan misterius diduga Mazda EZ-6 EV tertangkap kamera sedang tes jalan di Indonesia. PT EMI beri sinyal kejutan besar di ajang GIIAS 2026 mendatang.
Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan beredarnya foto sebuah mobil sedan terbaru berselimut kamuflase yang tengah melakukan uji jalan di Indonesia. Sosok misterius tersebut diduga kuat adalah Mazda EZ-6, sedan listrik mutakhir yang telah dinantikan kehadirannya di pasar tanah air.
Menanggapi kabar tersebut, pihak PT Eurokars Motors Indonesia (EMI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Mazda di Indonesia, tidak menampik rencana kehadiran produk baru dalam waktu dekat.
Dikutip dari laporan Kompas Otomotif, Kamis (9/4/2026), Marketing and Communications General Manager PT EMI, Viya Arsawireja, memberikan sinyal positif meski masih merahasiakan identitas detail mobil tersebut.
“Kita tunggu, karena saya tidak dalam kapasitas menjawab, tapi kalian bisa mengira-kira itu,” ujar Viya saat ditemui di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Viya memastikan bahwa Mazda akan tampil agresif dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mendatang. Tidak tanggung-tanggung, pabrikan asal Jepang ini berencana memboyong lebih dari dua model baru untuk menyapa konsumen di Indonesia.
“Ada lebih (dari dua model). Ini surprise dan sesuatu yang baru,” tegas Viya.
Sebagai informasi, Mazda EZ-6 merupakan produk hasil kolaborasi antara Mazda dengan Changan Auto yang pertama kali debut di Tiongkok pada April 2024. Mobil ini hadir dengan dua pilihan teknologi ramah lingkungan:
Menggunakan baterai 56,1 kWh atau 68,8 kWh dengan jarak tempuh mencapai 480 km hingga 600 km. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 254 Tk dengan kecepatan maksimal 170 km/jam.
Varian ini mengombinasikan baterai dengan mesin pembakaran internal (ICE) 1.5L yang berfungsi sebagai generator. Dengan motor listrik 215 Tk dan baterai LFP, varian EREV diklaim mampu menempuh jarak total hingga 1.301 km.
Analisis Strategis Asatunews.my.id: Strategi Elektrifikasi
Kemunculan unit tes jalan Mazda EZ-6 di Indonesia menandai babak baru strategi elektrifikasi Mazda di pasar domestik:
Selama ini Mazda sangat kuat di segmen SUV (CX series). Kehadiran EZ-6 menunjukkan Mazda mulai serius menggarap pasar sedan premium bertenaga listrik yang saat ini mulai kompetitif di Indonesia. Ini adalah langkah berani untuk menantang dominasi sedan listrik asal Tiongkok dan Eropa.
Masuknya varian EREV bisa menjadi senjata pamungkas Mazda. Dengan jarak tempuh mencapai 1.301 km, teknologi ini menjawab keraguan konsumen Indonesia ( range anxiety) terhadap keterbatasan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), terutama untuk perjalanan jarak jauh antar kota.
Pernyataan Viya mengenai “lebih dari dua model” di GIIAS 2026 mengindikasikan bahwa Mazda tidak hanya fokus pada satu lini. Kemungkinan besar, selain EZ-6, Mazda juga akan memperbarui lini SUV atau bahkan memperkenalkan model hybrid terbaru untuk memperkuat posisi mereka sebagai brand premium yang tech-savvy.
EZ-6 adalah buah kerjasama dengan Changan, yang berarti produk ini memiliki efisiensi biaya produksi yang baik namun tetap mempertahankan filosofi desain “Kodo” dan kualitas berkendara khas Mazda. Jika dibanderol dengan harga yang kompetitif, mobil ini berpotensi menjadi pemicu pertumbuhan volume penjualan Mazda di tahun 2026.
Kehadiran EZ-6 dan kejutan di GIIAS 2026 akan memperkuat citra Mazda sebagai merek yang progresif dalam menyongsong era mobilitas hijau di Indonesia. ****
