Ilustrasi layar ponsel Samsung Galaxy dengan fitur privasi anti-intip yang menyembunyikan notifikasi dari sudut pandang samping.

Samsung bakal luncurkan fitur privasi layar anti-intip di Galaxy S26 Ultra. Teknologi ini melindungi notifikasi dan passcode dari penglihatan orang di sekitar.

JAKARTA, ASATUNEWS.MY.IDSamsung secara resmi mengumumkan kehadiran fitur privasi baru yang dirancang khusus untuk melindungi privasi pengguna ponsel Galaxy dari pandangan orang asing. Fitur inovatif ini memungkinkan pemilik perangkat menyembunyikan konten sensitif pada layar secara otomatis saat berada di ruang publik.

Teknologi keamanan ini dikabarkan akan memulai debutnya pada ponsel flagship terbaru, Galaxy S26 Ultra, yang diperkirakan meluncur pada Februari mendatang.

Lindungi Pesan dan Kata Sandi dari Pengintai

Melansir laporan TechCrunch, Kamis (29/1/2026), Samsung menyadari bahwa meskipun ponsel merupakan ruang pribadi, penggunaannya sering kali dilakukan di tempat terbuka. Fitur ini memungkinkan pengguna memeriksa pesan atau memasukkan kata sandi di transportasi umum tanpa khawatir ada orang di samping yang mengintip.

“Ponsel adalah ruang paling pribadi kita, tapi kita menggunakannya di tempat yang paling terbuka. Itulah sebabnya Samsung segera menghadirkan fitur privasi baru untuk melindungi ponsel Anda,” tulis pernyataan resmi Samsung.

Fitur ini dapat disesuaikan untuk aplikasi tertentu atau aktif secara otomatis saat pengguna memasukkan passcode, PIN, pola, hingga kata sandi.

Kombinasi Hardware dan Software

Samsung menggunakan perpaduan antara perangkat keras dan perangkat lunak untuk membatasi sudut pandang layar. Bocoran dari tipster ternama, Ice Universe, menyebutkan bahwa teknologi ini mampu membuat area tertentu, seperti notifikasi, terlihat kosong atau gelap jika dilihat dari sudut tertentu.

Dengan begitu, hanya pemilik ponsel yang menatap layar secara tegak lurus yang dapat melihat konten dengan jelas, sementara orang yang berada di samping hanya akan melihat layar yang buram atau kosong.

Respons Terhadap Tren Kejahatan Digital

Langkah Samsung ini dianggap sebagai langkah preventif yang krusial. Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan maraknya aksi pencurian yang diawali dengan pengintaian passcode di tempat umum untuk membobol akun perbankan korban.

Sebelum Samsung, Apple telah merilis fitur Stolen Device Protection pada iOS 17.3 sebagai langkah perlindungan. Kini, Samsung melangkah lebih jauh dengan perlindungan visual langsung pada layar untuk mencegah pengintipan notifikasi hingga metode pembayaran.

Meski belum dipastikan tanggal peluncuran resminya, kehadiran fitur ini di Galaxy S26 Ultra diprediksi akan menjadi standar baru dalam keamanan perangkat seluler kelas atas tahun ini. (A-1)

By Endang Suherman

Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *