JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID — Harga emas dan saham AS mencapai level rekor baru pada perdagangan Senin (6/10/2025), didorong oleh optimisme investor bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga. Harga emas berjangka melonjak 1,7% menjadi US$3.948,50 per troy ons, mendekati level psikologis US$4.000, dengan kenaikan tahunan mencapai 50%. Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 0,4% ke rekor penutupan ke-32 tahun ini.
Analis pasar mengaitkan reli ini dengan ekspektasi pelonggaran moneter The Fed. “Ini telah menjadi semacam perdagangan momentum. Ketika Anda keluar dari siklus pengetatan The Fed, emas akan reli, dan kita jelas sedang keluar dari kondisi moneter yang ketat sekarang,” ujar Jay Hatfield, CEO Infrastructure Capital Advisors, seperti dikutip The Wall Street Journal. Kenaikan juga terjadi di aset lainnya, dengan perak mencapai level tertinggi sejak 2011 dan Bitcoin bertahan di atas US$125.000.
Saham teknologi menjadi penyumbang utama penguatan pasar, ditopang lonjakan saham Advanced Micro Devices (AMD) yang melesat 24% setelah menjalin kemitraan miliaran dolar dengan OpenAI. Meski pemerintah AS masih dalam kondisi shutdown, investor lebih memfokuskan pada prospek suku bunga rendah dan musim laporan kuartalan yang akan datang, mengabaikan dampak penutupan pemerintah terhadap pasar. (A-1)
