JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID — Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa memperketat pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal yang dinilai merugikan negara dan mengganggu industri hasil tembakau resmi. Hingga September 2025, jumlah rokok ilegal yang dimusnahkan naik 37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Rokok ilegal, jumlah penindakannya tahun ini adalah 13.484 kali, lebih rendah dibandingkan tahun lalu (15.201). Namun, jumlah batang yang disita meningkat dari 596 juta batang per September 2024 menjadi 816 juta batang per September 2025,” ujar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Suahasil Nazara: Penindakan menurun, tapi volume rokok ilegal yang disita meningkat tajam, negara rugi penerimaan cukai

Suahasil menjelaskan, sebagian besar barang sitaan, sekitar 72,9 persen, merupakan jenis sigaret kretek mesin (SKM), menandakan masih besarnya potensi kebocoran penerimaan negara. “Dan ini berarti kita kehilangan cukai di sini,” tuturnya. Ia menambahkan, realisasi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) hingga September 2025 mengalami penurunan 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, penerimaan cukai secara keseluruhan tetap tumbuh 4,6 persen menjadi Rp163,3 triliun, atau 66,9 persen dari target APBN.

Selain rokok ilegal, Kementerian Keuangan juga mencatat kenaikan penindakan terhadap narkotika hingga 34,9 persen, mencapai 1.480 kasus dengan barang bukti ganja dan sabu seberat 11,1 ton. Suahasil menegaskan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum. “Kemenkeu, khususnya Bea dan Cukai, bekerja sama secara intensif dengan aparat penegak hukum agar penindakan berjalan efektif dan memberikan efek jera,” tegasnya. Pemerintah berharap langkah ini dapat menjaga stabilitas penerimaan negara sekaligus melindungi masyarakat dari peredaran produk ilegal. (A-1)

By Endang Suherman

Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *