Rangkaian produk perawatan kulit (skincare) untuk menjaga hidrasi dan kelembapan wajah selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Rangkaian produk perawatan kulit (skincare) untuk menjaga hidrasi dan kelembapan wajah selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Kulit kering dan berjerawat saat puasa? Temukan tips “Ramadan Skin Shift” mulai dari perawatan malam hingga makeup ringan agar kulit tetap lembap sepanjang hari.

JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID  – Perubahan pola makan, jam tidur, dan asupan cairan selama bulan Ramadhan tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga berdampak signifikan pada kesehatan kulit dan rambut. Fenomena yang dikenal sebagai Ramadan skin shift ini sering kali menyebabkan kulit terasa lebih kering, sensitif, hingga memicu produksi minyak berlebih yang berujung pada jerawat (breakout).

Co-founder & CMO Social Bella, Chrisanti Indiana, menjelaskan bahwa kebutuhan kulit berubah seiring dengan perubahan ritme tubuh selama berpuasa. “Rutinitas kecantikan tidak harus lebih banyak, tetapi harus lebih tepat dan sesuai,” ujar Chrisanti dalam keterangan tertulisnya.

Kunci utama menjaga elastisitas kulit saat puasa adalah memaksimalkan hidrasi pada waktu-waktu diperbolehkannya asupan cairan. Penggunaan skincare sebelum tidur, seperti masker hidrogel dengan kandungan peptide dan kolagen, sangat disarankan untuk mengunci kelembapan sehingga kulit tampak glowing saat bangun sahur.

Setelah sahur, penggunaan pembersih tubuh yang lembut dengan kandungan bahan alami seperti papaya extract dan serum kulit kepala dapat menjaga kenyamanan kulit dan rambut agar tetap segar dan tidak kering hingga waktu berbuka tiba.

Banyak orang salah kaprah menganggap kulit berminyak saat puasa berarti kulit tidak butuh pelembap. Faktanya, kulit yang mengalami dehidrasi sering kali memproduksi minyak lebih banyak sebagai mekanisme kompensasi.

Untuk mengatasi jerawat yang muncul akibat perubahan ritme tubuh ini, penggunaan acne patch dengan kandungan salicylic acid dan teknologi hydrocolloid menjadi solusi praktis untuk merawat area berjerawat tanpa mengiritasi bagian kulit lainnya.

Selama Ramadhan, penggunaan riasan tebal cenderung membuat kulit terasa berat dan riasan sulit menempel sempurna pada kulit yang dehidrasi. Para pakar menyarankan penggunaan makeup ringan dengan hasil natural, seperti lip tint atau blush yang memberikan efek segar (juicy), guna menyamarkan tampilan bibir kering tanpa membebani pori-pori.

“Ramadhan adalah tentang keseimbangan. Dengan langkah yang sederhana dan konsisten, kulit bisa tetap terjaga kelembapannya dan tampak segar sepanjang puasa,” tutup Chrisanti. ****

 

By Endang Suherman

Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *