Pedro Acosta kehilangan podium sprint race MotoGP Amerika 2026 akibat penalti tekanan ban. Simak kronologi dan analisis performa KTM di COTA.
AUSTIN, ASATUNEWS.MY.ID – Nasib malang menimpa bintang muda Red Bull KTM, Pedro Acosta, dalam ajang sprint race MotoGP Amerika 2026. Meski berhasil menyentuh garis finis di posisi ketiga, Acosta harus merelakan podiumnya hilang akibat pelanggaran regulasi teknis.
Dikutip dari laporan Kompas.com, pebalap berjuluk “Si Hiu” tersebut dijatuhi penalti delapan detik oleh stewards setelah balapan di Circuit of the Americas (COTA) usai. Hasil investigasi menyatakan bahwa motor KTM tunggangannya melanggar aturan tekanan ban minimal yang telah ditetapkan.
Hukuman delapan detik tersebut seketika mengubah peta klasemen balapan singkat tersebut. Acosta yang awalnya mengamankan posisi ketiga harus merosot ke urutan kedelapan. Dampaknya, ia hanya berhak mengantongi dua poin, padahal sebelumnya ia tampil sangat kompetitif menghadapi gempuran pebalap Ducati dan Aprilia.
Dikutip dari Motosan.es, Acosta mengaku tidak menyadari adanya pelanggaran tersebut saat balapan berlangsung. “Tidak, tidak ada peringatan apa pun. Jadi apa pun yang terjadi, itu di luar kendali saya,” ungkap Acosta pada Minggu (29/3/2026).
Meski kecewa dengan pembatalan podium tersebut, Acosta menegaskan bahwa secara performa, ia telah mengeluarkan kemampuan maksimal paket motor KTM miliknya. Ia mengakui saat ini Ducati dan Aprilia memiliki setelan yang jauh lebih matang.
“Titik lemah kami sekarang adalah kami terlalu lambat di lintasan lurus. Namun, dalam pengereman kami cukup baik,” jelas pebalap asal Spanyol tersebut. Ia menambahkan bahwa fokus tim saat ini adalah bertahan dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin sebelum MotoGP memasuki seri Eropa untuk mencari solusi pengembangan yang lebih baik.
Menghadapi balapan utama, Acosta memprediksi tantangan akan semakin berat, terutama terkait manajemen ban medium. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan meminimalkan kesalahan agar tetap berada di jalur perebutan posisi papan atas klasemen.
Analisis Redaksi Asatunews.my.id: Acosta Mampu Imbangi Ducati
Pembatalan podium Pedro Acosta di COTA menjadi sinyal keras bagi tim mekanik KTM terkait ketelitian regulasi tekanan ban yang kini semakin ketat di MotoGP. Analisis kami melihat bahwa secara skill individu, Acosta sudah mampu mengimbangi dominasi Ducati, namun keterbatasan teknis motor di lintasan lurus masih menjadi “PR” besar bagi pabrikan asal Austria tersebut.
Hukuman penalti ini adalah kerugian besar secara psikologis, namun sikap dewasa Acosta yang tetap fokus pada pengumpulan poin menunjukkan mentalitas juara dunia. Jika KTM mampu segera memperbaiki top speed mereka saat kembali ke Eropa nanti, Acosta diprediksi akan menjadi ancaman paling serius bagi Jorge Martin dan Pecco Bagnaia dalam perebutan gelar musim 2026. *****
