Rihanna tertangkap kamera tampil dengan gaya kasual santai ‘Sunday Scaries’ di New York. Intip rahasia padu padan kaos hangat dan aksesoris mewahnya di sini!
Saat orang mengatakan bahwa bintang-bintang Hollywood menjalani kehidupan yang sama seperti kita, mereka jelas tidak sedang membicarakan Rihanna. Penyanyi sekaligus pengusaha sukses ini terkenal dengan gaya hidupnya yang glamor, mulai dari kebiasaan keluar restoran sambil membawa gelas anggur di tangan hingga memiliki jadwal belanja pribadi jam 1 pagi di butik mewah Dior di Avenue Montaigne.
Namun baru-baru ini, pelantun lagu Umbrella tersebut justru menampilkan sisi yang sangat dekat dengan keseharian orang biasa (relatable). Rihanna tertangkap kamera di jalanan kota New York mengenakan kombinasi busana yang banyak dikenali orang sebagai seragam tidak resmi kala menghadapi “Sunday Scaries”—perasaan cemas atau malas menjelang hari Senin.
Rihanna tampil nyaman mengenakan quarter-zip sweatshirt (kaos hangat berleher ritsleting) berwarna putih yang sedang tren, dipadukan dengan celana jins dan sepatu kets. Di atas sweter putihnya yang nyaman tersebut, ia menambahkan mantel parit (trench coat) berwarna khaki yang dibiarkan terbuka, sembari menegakkan kerah quarter-zip-nya untuk memberikan sentuhan gaya ala anak sekolah elit (preppy flair).
Rahasia Tampil Berkelas dengan Busana Santai
Pakaian seperti ini memang biasa ditarik dari lemari oleh siapa saja untuk sekadar pergi keluar menyelesaikan urusan rumah tangga di akhir pekan setelah malam yang panjang. Namun, bagi seorang Rihanna, gaya santai tersebut tidak dibiarkan polos begitu saja.
Kunci dari penampilan kasual yang tetap memikat ini terletak pada pemilihan aksesoris yang melimpah. Guna mendukung nuansa sporty dari sweternya, Rihanna mengenakan sepatu kets cokelat hasil kolaborasi Jacquemus dan Nike, serta topi bisbol dari lini mode Miu Miu.
Namun, elemen paling krusial yang menyempurnakan seluruh penampilannya adalah penciptaan kontras atau ketegangan gaya busana (sartorial tension). Rihanna secara cerdas menambahkan kalung emas berukuran besar (hulking gold necklace) yang melingkar indah di atas tulang selangkangannya. Lewat penampilannya ini, Rihanna membuktikan bahwa bahkan pakaian kasual untuk urusan santai sekalipun tetap layak mendapatkan sentuhan kemewahan dan keglamoran.
Analisis: Mengadaptasi Tren High-Low Fashion Tanpa Terlihat “Slebor”
Gaya jalanan (street style) teranyar dari Rihanna ini memberikan pelajaran berharga dan inspirasi segar bagi pencinta fesyen di Indonesia yang ingin tampil santai namun tetap berkelas:
1. Memahami Konsep High-Low Fashion yang Pas untuk Karakter Lokal
Masyarakat urban di Indonesia, terutama generasi milenial dan Gen Z, kini sangat menggandrungi gaya busana kasual untuk sekadar nongkrong di kafe (coffee shop) atau jalan-jalan ke mal di akhir pekan. Gaya Rihanna mengajarkan teknik high-low fashion, yaitu mencampur pakaian kasual yang sangat biasa (seperti jins dan sweter) dengan satu atau dua barang bermerek atau perhiasan yang mencolok. Di Indonesia, Anda bisa meniru formula ini dengan memakai kaos polos dan celana denim lokal, namun dipadukan dengan tas jinjing (tote bag) desainer atau jam tangan analog yang elegan agar tidak terlihat seperti baru bangun tidur.
2. Modifikasi Bahan untuk Iklim Tropis Indonesia
Meskipun kombinasi quarter-zip sweatshirt tebal dan trench coat panjang yang dikenakan Rihanna terlihat sangat modis di New York, paduan ini tentu terlalu panas jika diaplikasikan mentah-mentah di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta atau Surabaya. Pembaca di Indonesia bisa memodifikasi gaya ini dengan memilih quarter-zip berbahan katun fungsional yang tipis dan menyerap keringat tanpa perlu memakai mantel tambahan. Potongan kerah tinggi beritsleting ini tetap akan memberikan kesan preppy dan rapi saat Anda menghadiri acara santai maupun semi-formal.
3. Kekuatan Aksesoris Menyelamatkan Penampilan “Minimalis”
Sering kali orang Indonesia ragu mengenakan pakaian santai ke luar rumah karena takut dinilai kurang rapi atau kurang menghargai acara. Trik emas dari Rihanna adalah penggunaan aksesoris yang berani. Jangan meremehkan kekuatan topi bisbol yang bersih dan tatanan perhiasan (seperti kalung atau anting-anting berdesain tegas) saat Anda hanya mengenakan pakaian santai. Aksesoris tersebut memberikan pesan visual yang kuat kepada orang lain bahwa penampilan santai Anda adalah sebuah “gaya yang disengaja dan dikonsep dengan matang,” bukan karena Anda malas berdandan. Source
