JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak menguat terbatas pada perdagangan hari Kamis ini, didukung oleh sentimen positif dari pasar domestik. Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang support 8.160 dan resistance 8.320. Katalis utama penguatan berasal dari pelaku pasar yang mencermati hasil pengocokan ulang (rebalancing) indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang telah diumumkan pada dini hari waktu Indonesia.
Pilarmas Proyeksikan IHSG Bergerak di Kisaran 8.160-8.320; Hasil Rebalancing MSCI Jadi Katalis Penguatan Bursa
Nico menjelaskan bahwa hasil rebalancing MSCI, yang mencatat masuknya beberapa emiten baru ke dalam daftar indeks, berpotensi meningkatkan transaksi dan mendorong penguatan di Bursa Efek Indonesia. Perubahan komposisi indeks ini akan mulai efektif diterapkan pada penutupan perdagangan tanggal 24 November 2025. Selain itu, secara makro, perekonomian Indonesia dinilai masih berada di jalur yang positif, tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025 yang mencapai 5,04% year-on-year, meskipun diperlukan dukungan kebijakan yang fokus pada penguatan konsumsi, peningkatan investasi produktif, dan ekspansi ekspor bernilai tambah.
Sementara itu, dari ranah global, perhatian investor juga tertuju pada proses hukum di Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) terkait gugatan hukum atas kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh mantan Presiden AS Donald Trump. Perkembangan ini, bersamaan dengan kenaikan kompak di bursa saham AS dan Eropa pada perdagangan sebelumnya—seperti penguatan Dow Jones Industrial Average sebesar 0,48% dan Nasdaq Composite sebesar 0,73%—turut memberikan latar belakang positif bagi pasar global dan pergerakan IHSG hari ini.
