JAKARTA, ASATUNEWS.MY.ID — Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mendukung langkah pemerintah yang menolak pemberian visa bagi enam atlet Israel untuk mengikuti kejuaraan senam internasional di Jakarta. Ia menegaskan, kebijakan tersebut sudah sesuai dengan amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Sikap ini sudah sejalan dan sesuai dengan Konstitusi Republik Indonesia, terutama bagian pembukaan yang menolak segala bentuk penjajahan,” kata HNW di Jakarta, Jumat.
Wakil Ketua MPR menilai keputusan pemerintah sejalan dengan semangat konstitusi dan mendapat dukungan luas dari berbagai elemen bangsa
Menurutnya, keputusan pemerintah juga mendapat dukungan luas dari masyarakat, mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), hingga sejumlah komisi di DPR RI seperti Komisi I, Komisi X, dan Komisi III. “Maka sudah tepat apabila pimpinan Persani secara terbuka juga mendukung sikap pemerintah yang tidak memberi visa kepada atlet-atlet Israel tersebut,” ujarnya. Dukungan juga datang dari kalangan akademisi, termasuk Ketua Forum Rektor Universitas Muhammadiyah Prof. Makmun Murod, serta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Hidayat menegaskan bahwa penolakan terhadap atlet Israel merupakan bentuk sanksi moral atas kejahatan perang dan kemanusiaan yang dilakukan Israel di Gaza. Ia juga mengingatkan, langkah tersebut sejalan dengan putusan sela Mahkamah Internasional yang meminta negara-negara anggota PBB bertindak atas pelanggaran yang dilakukan Israel. “Kalau Rusia bisa dilarang oleh FIFA dan UEFA karena melanggar hukum internasional, mestinya Israel juga,” tegas HNW. (A-1)
