Anggun C. Sasmi saat konferensi pers film Para Perasuk di Jakarta, tampil sebagai Guru Asri dalam film panjang perdananya garapan sutradara Wregas Bhanuteja.
Anggun C. Sasmi saat konferensi pers film Para Perasuk di Jakarta, tampil sebagai Guru Asri dalam film panjang perdananya garapan sutradara Wregas Bhanuteja.

Penyanyi internasional Anggun C. Sasmi debut di film panjang “Para Perasuk” karya Wregas Bhanuteja. Simak ceritanya memerankan Guru Asri dan rekaman mantra sekali take.

Diva internasional Anggun C. Sasmi secara resmi memulai babak baru dalam karier artistiknya dengan membintangi film “Para Perasuk”. Film garapan sutradara berbakat Wregas Bhanuteja ini menjadi proyek film panjang pertama bagi penyanyi yang menetap di Prancis tersebut.

Dikutip dari laporan Antaranews, Selasa (14/4/2026), Anggun mengaku sempat mengalami kebingungan saat pertama kali mendalami naskah film tersebut. Sebagai pendatang baru di dunia seni peran layar lebar, kompleksitas cerita yang ditawarkan Wregas menjadi tantangan tersendiri baginya.

“Aku ini film pertama ya. Dan terus terang pas baru pertama kali baca skenarionya, baca naskahnya, tetep aja ya bingung aja gitu enggak ngerti,” ungkap Anggun dalam konferensi pers usai pratayang film “Para Perasuk” di Jakarta.

Dalam film ini, Anggun memerankan karakter unik bernama Guru Asri. Karakter ini digambarkan sebagai sosok pengajar pesta kerasukan yang memiliki kemampuan membawa roh hewan melalui suaranya.

Proses kreatif yang dilalui Anggun tergolong sangat organik. Ia menceritakan bahwa mantra yang diucapkannya dalam film diciptakan secara spontan dalam satu sesi rekaman tanpa naskah (one-take). Untuk memancing emosi dan aura roh hewan tersebut, sutradara Wregas Bhanuteja bahkan menari langsung di hadapan Anggun saat sesi rekaman di studio.

“Itu yang aku harus belajar nangkep secepat mungkin dan sejujur mungkin untuk membuat satu roh dari satu roh ke roh-roh yang lain,” tutur Anggun menambahkan bahwa keterlibatannya dalam film ini merupakan pencapaian penting bagi hidup artistiknya.

“Para Perasuk” mengisahkan tentang obsesi anak muda untuk menjadi perantara roh di tengah ancaman kekuatan luar yang mengintai desa mereka. Menariknya, Wregas menegaskan bahwa karya terbarunya ini bukanlah film horor konvensional, melainkan sebuah eksplorasi drama yang mendalam.

Selain Anggun C. Sasmi, film ini juga didukung oleh sederet aktor papan atas seperti Maudy Ayunda, Angga Yunanda, Bryan Domani, hingga Chicco Kurniawan. Film “Para Perasuk” dijadwalkan akan meneror layar bioskop tanah air mulai 23 April 2026.

Analisis Strategis Asatunews.my.id: Peta Perfilman

Keterlibatan Anggun C. Sasmi dalam film “Para Perasuk” memberikan dampak signifikan pada peta perfilman Indonesia tahun 2026:

Nama besar Anggun bukan hanya magnet bagi penonton domestik, tetapi juga membuka peluang distribusi internasional yang lebih luas. Popularitasnya di Eropa dapat menjadi pintu masuk bagi film ini ke festival-festival kelas dunia.

Keputusan Wregas memilih Anggun menunjukkan keberanian sang sutradara dalam bereksperimen. Karakter Guru Asri yang memerlukan kedalaman vokal dan karisma kuat sangat selaras dengan profil Anggun sebagai penyanyi. Proses “menari di studio” menggambarkan metode penyutradaraan Wregas yang sangat mementingkan koneksi rasa antar seniman.

 Penegasan bahwa ini bukan film horor meskipun bertema “perasuk” menunjukkan tren baru di perfilman Indonesia 2026. Penonton mulai disuguhi film bertema supranatural yang lebih menekankan pada sisi psikologis, sosiologis, dan artistik ketimbang sekadar jump scare.

 Menggabungkan ikon seperti Anggun dengan bintang muda populer seperti Angga Yunanda dan Maudy Ayunda adalah strategi jitu untuk menjaring penonton dari berbagai demografi. Ini memperkuat status “Para Perasuk” sebagai salah satu film paling dinantikan di kuartal kedua tahun ini.

Debut Anggun dalam “Para Perasuk” bukan sekadar aksi “aji mumpung”, melainkan sebuah kolaborasi seni yang matang dan berpotensi memberikan warna baru bagi industri kreatif nasional. ****

By Endang Suherman

Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *