Ilustrasi Kantor Imigrasi yang berhasil mengamankanwarga negara asing buronan internasional. (BLOOMBERG TECHNOZ)
Ilustrasi Kantor Imigrasi yang berhasil mengamankanwarga negara asing buronan internasional. (BLOOMBERG TECHNOZ)

Imigrasi Ngurah Rai Bali berhasil meringkus Steven Lyons, bos mafia Skotlandia yang masuk daftar Red Notice Interpol, saat mendarat dari Singapura.

BALI, ASATUNEWS.ID – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bali, berhasil mengamankan seorang pria berkewarganegaraan Inggris berinisial Steven Lyons (45). Pria yang diduga kuat sebagai salah satu pimpinan mafia papan atas asal Skotlandia ini ditangkap saat mencoba masuk ke wilayah Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Penangkapan Steven Lyons bermula saat sistem keimigrasian mendeteksi adanya kesesuaian identitas penumpang maskapai penerbangan rute Singapura-Denpasar tersebut dengan dokumen Red Notice Interpol.

Berdasarkan koordinasi intelijen internasional, Steven Lyons dikenal sebagai figur sentral dalam jaringan kriminal terorganisir. Ia diduga menjadi dalang sekaligus pengendali berbagai tindak pidana, termasuk praktik pencucian uang skala besar melalui sejumlah perusahaan fiktif.

“Kami tegaskan bahwa Bali tidak akan pernah menjadi tempat persembunyian yang aman bagi buronan internasional,” tegas Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, dikutip dari laman Bloomberg Technoz, Senin (30/03/2026).

Bugie menambahkan bahwa keberhasilan ini membuktikan efektivitas sistem keamanan di pintu masuk Indonesia. “Sistem kami terintegrasi dengan baik, dan petugas kami sangat berpengalaman dalam mendeteksi dan mengamankan DPO Interpol,” imbuhnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen besar untuk menjaga citra Bali di mata dunia. Seluruh unit kerja di bawah Kanwil Imigrasi Bali kini diinstruksikan untuk terus meningkatkan kewaspadaan.

“Bali harus tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan tidak memberikan ruang bagi pelanggar hukum, termasuk buronan internasional,” ujar Felucia Sengky Ratna.

Langkah tegas ini juga dimaksudkan untuk mengikis stigma negatif yang menyebut Bali kerap dijadikan lokasi persembunyian (safe haven) bagi pelaku kejahatan transnasional. Imigrasi memastikan pemanfaatan teknologi dan kerja sama lintas negara akan terus dioptimalkan guna menutup celah masuknya elemen kriminal berbahaya ke Tanah Air.

Analisis Strategis Asatunews.my.id:  Pesan Diplomasi Keamanan

Penangkapan Steven Lyons bukan sekadar prosedur administratif biasa, melainkan sebuah pesan diplomasi keamanan yang sangat kuat dari Indonesia kepada dunia internasional:

Efektivitas Sistem Early Warning: Keberhasilan mendeteksi identitas Lyons di tengah ribuan wisatawan yang masuk ke Bali menunjukkan bahwa Early Warning System (EWS) dan integrasi data dengan Interpol berjalan sangat akurat. Ini memperkuat posisi tawar Indonesia dalam kerja sama kepolisian internasional.

Menjaga Marwah Pariwisata Bali: Sebagai destinasi wisata dunia, keamanan adalah komoditas utama Bali. Dengan menangkap tokoh sekaliber bos mafia Skotlandia, Imigrasi secara langsung mengamankan kepercayaan investor dan wisatawan bahwa Bali adalah wilayah yang diawasi secara ketat dan profesional.

Dampak pada Jaringan Kriminal Global: Penangkapan pemimpin jaringan pencucian uang seperti Lyons berpotensi memutus aliran dana gelap yang selama ini mungkin mencoba masuk ke instrumen properti atau bisnis di Bali. Langkah ini sejalan dengan upaya Indonesia untuk keluar dari daftar pemantauan pencucian uang global (FATF).

Secara operasional, keberhasilan ini memberikan “poin tinggi” bagi kinerja Kanwil Imigrasi Bali di bawah kepemimpinan Felucia Sengky Ratna dalam menjalankan fungsi pengamanan negara (sovereignty). ****

By Endang Suherman

Profesional media dan jurnalis spesialis isu Hukum, Politik, dan Geopolitik. Dengan keahliannya dalam mengelola informasi strategis dengan sentuhan teknologi digital modern, menyajikan berita dan analisis yang dibutuhkan publik. Fokus pada penyajian berita akurat di Asatunews dengan berbagai ekstensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *